Sebelum
membuat SIMULASI menggunakan Cisco
Packet Tracer, anda harus sudah menginstall aplikasinya. Disini saya
menggunakan Cisco Packet Tracer versi 5.3. Setelah aplikasi diinstall buka
aplikasi tersebut kemudian akan ada tampilan awal seperti berikut:
![]() |
| Gambar 1 : Tampilan awal Cisco Packet Tracer |
Setelah
aplikasi terbuka disini kita akan memasang beberapa perangkat yaitu sebagai
berikut:
1.
Router 1841 ( 1841 adalah tipe
routernya)
2.
2 buah PC Server-PT
3.
6 buah PC-PT
4.
2 Buah Switch tipe SWITCHES
2950-24
5.
2 Buah Access Point-PT
6.
2 Buah Laptop-PT
7.
Untuk kabel penghubung kita
gunakan tipe kabel AUTOMATICCALLY CHOOSE CONNECTION TYPE
Untuk lebih
jelas nya bisa dilihat pada tampilan berikut ini:
![]() |
| Gambar 2 : Tampilan simulasi topology yang akan di setting |
Setelah sudah
sudah diatur seperti gambar, agar lebih mudah berilah masing-masing unit dengan
nama seperti yang terlihat pada gambar diatas.
1.
Langkah pertama setting router
Buka routernya kemudian pilih
config à pilih fast ethernetnya
masukkan IP di fast
ethernet 0/0 yaitu :
Address : 192.168.10.254
Netmask : 255.255.255.0
Kemudian di fastethernet 0/1 yaitu:
Address 192.168.20.254
Netmask 255.255.255.0
Atau bisa dilihat pada
gambar berikut ini:
Setelah pemberian IP
Seperti yang terlihat pada gambar diatas jangan lupa mengaktifkan atau memberi
checklist pada bagian port status agar router bisa tehubung dengan swithch/hub. Selanjutnya kita harus memasukkan kedua network IP-nya pada bagian RIP bisa dilihat seperti pada
gambar berikut:
![]() |
| Gambar 5 : Pemberian IP Network Di RIP |
Setelah semuanya selesai berarti proses setting di
ROUTER selesai.
2.
Setting PC SERVER 1
Langkah selanjutnya yaitu
setting PC Server 1 disini kita akan memberikan IP di SERVER dan membuat DHCP
Untuk Jaringan pertama.
Buka PC SERVER 1 kemudian
pilih DEKSTOP à Masukkan IP seperti Berikut ini:
Address : 192.168.10.1 ( untuk IP DNS Juga)
Netmask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.10.254 ( IP
Yang kita masukkan di ROUTER)
Setelah pemberian IP kita lanjutkan ke settingan DHCP
Seperti gambar berikut:
![]() |
| Gambar 7 : Setting DHCP Server untuk client PC jaringan 1 |
Pada
gambar diatas keterangannya adalah sebagai berikut:
Maximum
number of users adalah 200 yaitu batas user yang
bisa masuk ke jaringan 1 secara dhcp.
DNS
SERVER adalah IP SERVER 1 yang kita gunakan sebagai
DNS.
START
IP ADDRESS adlah Pemberian IP kita mulai dari angka
berapa.
Setelah semuanya selesai SAVE
konfigurasinya.
3.
Setting IP address KOMPUTER
Client LAN Jaringan 1
Dalam menyetting IP
address di komputer client ini kita lakukan secara DHCP. Penyettingannya adalah
BUKA KOM 1 à PILIH DEKSTOP à PILIH IP DHCP atau bisa kita lihat pada gambar berikut ini:
![]() |
| Gambar 8 : Tampilan penyettingan IP secara DHCP |
Lanjutkan penyettingan IP
Pada komputer yang lainnya, dengan cara yang sama.
4.
Test ping dalam jaringan 1
Kita coba test ping dari KOM
6 ke SERVER 1 dengan masuk ke command prompt kemudian ketikkan perintah seperti
gambar berikut:
![]() |
| Gambar 9 : Test ping dari KOM 6 Ke SERVER 1 |
5.
Setting PC SERVER 2
Langkah selanjutnya yaitu
setting PC Server 2 disini kita akan memberikan IP di SERVER dan membuat DHCP
Untuk Jaringan KEDUA.
Buka PC SERVER 2 kemudian
pilih DEKSTOP à Masukkan IP seperti Berikut ini:
Address : 192.168.20.1
Netmask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.20.254 ( IP
Yang kita masukkan di ROUTER)
Setelah pemberian IP kita
lanjutkan ke settingan DHCP Seperti gambar berikut:
![]() |
| Gambar 11 : Setting DHCP SERVER Untuk jaringan kedua |
Maximum
number of users adalah 200 yaitu batas user yang
bisa masuk ke jaringan 2 secara dhcp.
DNS
SERVER adalah IP SERVER 1 yang kita gunakan sebagai
DNS.
START
IP ADDRESS adlah Pemberian IP kita mulai dari angka
berapa.
Setelah semuanya selesai SAVE
konfigurasinya.
6.
Setting Access Point dengan SSID MAHMUD HOTSPOT
Penyettingan
Accespoint MAHMUD HOTSPOT yaitu :
SSID : MAHMUD HOTSPOT
PASSWORD WPA2/PSK : 1234567890
7.
Setting Access Point dengan SSID HOTSPOT FREE
Penyettingan
Accespoint MAHMUD HOTSPOT yaitu :
SSID :HOTSPOT FREE
PASSWORD : DISABLED
8.
Setting LAPTOP1 Dan LAPTOP2
Dalam penyettingan laptop
1 dan laptop 2 kita perlu mengganti komponen pada laptop 1 dan 2 yaitu
mengganti LAN card menjadi wireless.
Langkahnya yaitu :
BUKA LAPTOP 1 à Pada tab PHYSICAL matikan laptop 1 Seperti gambar berikut ini:
![]() |
| Gambar 14 : mematikan laptop |
Kemudian ganti Lan card
menjadi wireless seperti gambar berikut ini:
![]() |
| Gambar 15 : Mengganti LAN CARD menjadi Wirelless |
Setelah mengganti hidupkan
kembali LAPTOP-Nya dengan mengklik tmbol on di laptop. Untuk LAPTOP 2 lakukan
langkah seperti pada LAPTOP 1.
9.
Connect to ACCESS POINT
Tahap ini adalah tahap
yang akan menentukan mau connect ke a
ccess point yang mana laptop 1 dan 2. Dalam hal ini saya akan meng-connect kan
LAPTOP 1 ke access point HOTSPOT FREE, dan LAPTOP 2 Ke MAHMUD HOTSPOT .
a.
Laptop 1
Buka laptop 1, kemudian pilih DEKSTOP à PC WIRELLES à HOTSPOT FREE à CONNECT
![]() |
| Gambar 17 : Langkah connect to HOTSPOT FREE |
![]() |
| Gambar 18 : Tanda Connect |
b.
Laptop 2
Buka laptop 2, kemudian pilih DEKSTOP à PC WIRELLES à MAHMUD HOTSPOT àMASUKKAN PASSWORDà CONNECT
Bisa kita lihat pada gambar berikut ini:
10.
Test ping dan Kirim data dari Jaringan 2 ke jaringan 1
a.
Test ping
Untuk uji koneksi sebaiknya kita test ping, dengan masuk
ke command prompt kemudian ketikkan perintah ping 192.168.10.2
Disitu akan terlihat kata time out untuk pertamanya
karena sedang dalam proses connection. Seperti yang terlihat pad gambar berikut
ini:
![]() |
| Gambar 22 : test ping dari Laptop 2 ke Kom di jaringan 1 |
Jika test ping sudah berhasil berarti dari jaringan 1
dan 2 sudah terhubung dengan baik.
b.
Kirim data
Dalam proses pengiriman data kita akan mengirimkan data
dari LAPTOP 2 KE KOM 3. Dalam pengiriman data kita harus mengulangnya 2 kali
dalam setiap pengiriman untuk pertama kalinya, karena LAPTOP / PC akan
memproses dahulu pengiriman yang pertama kemudian baru bisa mengirim data
dengan baik.
![]() |
| Gambar 23 : Test kirim data dari Laptop 2 ke KOM 3 |
Intinya dalam membuat simulasi pada CISCO PACKET TRACER
kita harus memahami cara memasukkan IP dan Berapa IP yang harus diberi. Dalam
modul ini mungkin hanya ini saja yang bisa saya tulis, untuk setting DNS dan
lain-lain mungkin dilain waktu. semoga bermanfaat untuk di pelajari dan di
pahami lebih dalam lagiSekian terimakasih,,,






























0 Mohon Komentar Anda:
Post a Comment